> >

Alasan di Balik Larangan Makan Gorengan saat Batuk

Sinau | 24 November 2022, 08:00 WIB

KOMPAS.TV-Apa iya makanan yang digoreng memperparah batuk?

Gorengan mampu memicu mekanisme dalam tubuh yang mengakibatkan batuk dan batuk, disebabkan oleh infeksi virus yang terjadi di saluran pernapasan atas.

Mengonsumsi makanan yang digoreng dalam minyak banyak juga dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung, sehingga terjadi batuk.

Melansir Hellosehat, makanan berminyak memperparah suatu kondisi umum di dalam tubuh yang dikenal dengan Laryngopharyngeal Reflux (LPR).

Laryngopharyngeal Reflux merupakan gangguan peradangan umum yang terjadi di saluran pernapasan atas yang disebabkan naiknya asam lambung sampai ke tenggorokan.

Sebagai Informasi, pada kerongkongan kita ada dua sfingter atau otot halus berbentuk cincin, yang dapat membuka dan menutup saluran pernapasan.

Kedua otot tersebut berfungsi untuk mencegah makanan dari saluran cerna naik ke saluran napas.

 Saat LPR terjadi kedua otot ini melemah dan tidak membuka dan menutup seperti seharusnya.

Tenggorokan kita lebih sensitif dengan asam lambung daripada kerongkongan, dan asam lambung dapat mengiritasi tenggorokan sehingga timbul gejala tenggorokan gatal, kemudian terjadilah refleks batuk

Berdasarkan Journal of The American Oil Chemists' Society, minyak goreng yang dipanaskan berulang melebihi titik panasnya, akan menghasilkan senyawa akrolein.

Akrolein merupakan senyawa hasil pembakaran asam lemak linolenik yang merupakan kandungan utama minyak goreng.

Saat kita makan makanan yang digoreng, akrolein bisa mengiritasi dinding-dinding tenggorokan sehingga peradangan akibat LPR semakin parah dan batuk bisa semakin parah.

Baca Juga: Kenali Anodontia, Jenis Kelainan yang Menyebabkan Gigi Tak Bisa Tumbuh hingga Dewasa

Editor Video & Grafis: Joshua Victor 

Penulis : Sunbhio-Pratama

Sumber : Diolah dari berbagai sumber


TERBARU