> >

Kasus Sambo dan Teddy Minahasa Bukti Sulitnya Reformasi Polisi

Back to bdm | 24 Oktober 2022, 21:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS. TV - Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari menyebut reformasi di kepolisian sama sekali belum tuntas. Dua kasus yang melibatkan dua polisi berpangkat inspektur jenderal yakni Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa menunjukan bahwa Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo harus lebih tegas lagi terhadap para bawahannya. 

Seperti diketahui Ferdy Sambo yang merupakan mantan Kadiv Propam Polri diduga terlibat pembunuhan berencana terhadap sang ajudan Brigadir Yosua Hutabarat. Sambo juga diduga mengorkestrasi  sejumlah langkah untuk menghalangi penyelidikan atas kasus tersebut, sehingga sejumlah anak buahnya pun diproses hukum.

Sementara Teddy Minahasa diduga terlibat jual beli barang bukti kasus narkotika. Padahal dia merupakan Kapolda Sumatera Barat yang sedang dalam proses mutasi untuk memimpin Polda Jawa Timur. 

Menurut Taufik Basari, munculnya dua kasus ini harus dipertanyakan. Pertanyaan yang penting untuk dijawab, apakah memang praktik-praktik seperti jual beli narkotika atau merekayasa kasus sudah biasa di lingkungan polisi dan karenanya menjadi heboh ketika pelakunya adalah jenderal polisi. 

Jika memang ada kultur yang buruk di kepolisian, maka Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo harus bersikap lebih tegas untuk membersihkan kepolisian. 

Penulis : Vidi-Batlolone

Sumber : Kompas TV


TERBARU