> >

Ironi di Hari Anak Nasional, LPAI Bekasi Raya Ungkap Alasan Orang Tua Pasung Anaknya!

Vod | 24 Juli 2022, 20:35 WIB

BEKASI, KOMPAS.TV - Di Bekasi Jawa Barat, seorang anak di bawah umur ditemukan tetangga dalam kondisi terikat rantai dan kelaparan.

Anak laki-laki berusia 15 tahun ini, tinggal bersama ayah kandung, ibu tiri dan neneknya.

Ia diduga menjadi korban kekerasan dan penelantaran oleh ayah kandung dan ibu tirinya.

Setelah ditolong tetangganya, anak laki-laki itu dirawat di rumah sakit sebelum diindah ke panti asuhan.

Dokter menyebut, anak laki-laki ini mengalami gizi buruk dan depresi akibat tekanan berkepanjangan.

Baca Juga: Pemasungan Anak di Bekasi: LPAI Nilai Alasan Orang Tua Mengada-ada

Polisi pun menetapkan ayah kandung dan ibu tirinya, sebagai tersangka dan terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Sementara di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun meninggal dunia.

Diduga karena depresi berat setelah dirundung teman-teman sekolahnya.

Ia dipaksa bertindak asusila pada kucing yang rekaman videonya tersebar luas ke teman sekolahnya.

Korban sempat dirawat di rumah sakit.

Namun karena berhari hari tak mau makan dan minum, kondisinya terus menurun dan meninggal dunia.

Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa 15 saksi termasuk terduga pelaku.

Apa yang terjadi pada dua anak anak ini, seakan menjadi ironi di Peringatan Hari Anak yang jatuh pada 23 Juli.

Meski mengangkat tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju nyatanya masih ada saja kasus kekerasan hingga perundungan anak yang terus terjadi.

Penulis : Aisha-Amalia-Putri

Sumber : Kompas TV


TERBARU