> >

Penangkapan DPO MSAT Butuh Berbagai Macam Cara dan Strategi Khusus, Karena Rawan Gangguan Keamanan

Vod | 7 Juli 2022, 17:39 WIB

JOMBANG, KOMPAS.TV - Polisi mengepung Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Jombang, Jawa Timur pada Kamis (7/7/2022).

Lokasi tersebut diketahui adalah tempat tersangka pencabulan atau tersangka kekerasan sekesual, Muhammad Subchi Azal Tsani.

Pengepungan dilakukan oleh kurang lebih 800 anggota kepolisian, dan siang tadi personil bertambah menjadi 1.000 orang untuk mengamankan situasi di lokasi penangkapan tersangka.

Baca Juga: Upaya Jemput Paksa DPO Pencabulan Santri, Kompolnas: Polisi Sudah Lakukan Pendekatan Persuasif

Menurut Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto, dalam penangkapan tersangka ini membutuhkan kehati-hatian karena rawan dalam hal gangguan keamanan.

Mengingat tersangka merupakan anak seorang kiai yang bisa dibilang seorang tokoh, lalu memiliki massa banyak, sehingga upaya untuk penangkapan memerlukan berbagai macam strategi dan cara khusus sampai akhirnya nanti tersangka dapat ditangkap oleh polisi.

Dalam upaya jemput paksa ini, Polda Jatim sempat melakukan pengepungan dan mendapat perlawanan dari sejumlah simpatisan pendukung DPO MSAT.
 

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV


TERBARU