> >

Pemerintah Sumatera Utara Tanggung Seluruh Biaya Pemisahan Bayi Kembar Siam Ratih dan Ririn

Vod | 14 Juni 2022, 19:55 WIB

MEDAN, KOMPAS.TV - Tim Dokter Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan terus mengobservasi perkembangan kondisi bayi kembar siam, Ratih dan Ririn asal Kisaran, Kabupaten Asahan yang mengalami dempet pada bagian perut.

Sampai hari ini, keduanya masih berada dalam inkubator.

Dari hasil pemeriksaan ultrasonografi atau USG, organ vital kedua bayi stabil dan tidak mengalami kelainan.

Selanjutnya kedua bayi akan menjalani CT scan.

Dari hasil CT Scan, tim dokter akan menentukan apakah Ratih dan Ririn dapat menjalani operasi pemisahan, dengan mempertimbangkan kondisi medis dan non-medisnya.

Tim dokter belum menentukan jadwal, dan akan membahas dengan keluarga, semua dampak dari operasi pemisahan.

Bayi kembar siam dempet perut, Ratih dan Ririn juga telah dikunjungi oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Edy berdiskusi dengan orangtua bayi dan tim dokter, mengenai rencana operasi pemisahan.

Pemerintah Sumatera Utara juga akan turut membantu biaya perawatan bayi, hingga pulih dan pulang ke rumah.

Pasien bayi kembar siam ini berasal dari keluarga kurang mampu, dan tidak memiliki kartu jaminan kesehatan.

Selain Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten dan Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, juga telah memberi bantuan pendanaan.

Penulis : Dea-Davina

Sumber : Kompas TV


TERBARU