> >

Penjelasan Lengkap BMKG Cuaca Panas Siang dan Malam di Beberapa Wilayah Indonesia

Vod | 13 Mei 2022, 11:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS TV – Sebagian masyarakat Indonesia mengaku rasakan cuaca panas ekstem beberapa waktu ke belakang.

Bahkan beberapa menyebut cuaca panas tarasa hingga malam hari. Hal tersebut ditangkap oleh BMKG sebagai cuaca panas pada umumnya.

BMKG menyebut penyebab cuaca panas bukanlah gelombang panas atau heat wave seperti informasi yang sempat beredar.

Baca Juga: Kerap Ditanyakan, BMKG Ungkap 2 Faktor Penyebab Cuaca Panas Belakangan Ini

Prakirawan Cuaca Subkordinator Prediksi Cuaca BMKG Maria Klaudiana menyebut bahwa yang terjadi adalah cuaca panas memasuki musim kemarau.

“Jadi sesungguhnya ini fenomena cuaca terik panas saja. Tidak seperti info yg beredar ini adalah heat wave,” ujar Maria, Kamis (12/5).

Cuaca panas disebabkan posisi semu matahari berada di belahan bumi utara. Hal tersebut merupakan indikasi sebagian wilayah Indonesia memasuki musim kemarau.

“Sehingga kondisi cuaca cerah pagi dan siang hari mengoptimalkan sinar matahari masuk ke bumi, dan jadi panas terik,” tutur Maria.

Ia juga menyebut bahwa peningkatan suhu yang terjadi tidak mencirikan adanya gelombang panas atau heat wave.

Sementara itu, penyebab cuaca panas di malam hari adalah udara jenuh dengan uap air, sehingga tubuh sulit mengeluarkan uap air dari dalam.

Video Editor: Muhkamad Rengga

Penulis : Muhammad-Fajar-Fadhillah

Sumber : Kompas TV


TERBARU