> >

Antisipasi Serangan Rusia di Ukraina Timur, AS Setujui Bantuan Militer Senilai Rp 11,5 Triliun

Vod | 15 April 2022, 13:35 WIB

KOMPAS.TV - Wali Kota Dnipro Ukraina Borys Filatov mengatakan, Ukraina membutuhkan lebih banyak senjata untuk mengantisipasi serangan Rusia.

Ia juga mengkritik negara-negara barat karena tidak mengirim bantuan militer lebih cepat.

Untuk mengantisipasi serangan baru rusia di Ukraina Timur Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyetujui paket bantuan militer senilai 800 juta dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 11,5 triliun.

Baca Juga: Pasukan Belarusia yang Bantu Ukraina Lawan Rusia Bertekad Lepaskan Negaranya dari Pengaruh Putin

Untuk saat ini, Kota Dnipro telah sepenuhnya berada di bawah kendali Ukraina.

Warga yang telantar ditampung di pusat kota termasuk beberapa anak yang terluka dalam serangan stasiun kereta kramatorsk pada 8 April lalu.

Saat ini di Ukraina sedang berlangsung penyelidikan pengadilan kriminal internasional atas kejahatan perang.

Salah satu yang diselidiki adalah kekejaman yang terjadi setelah rusia mundur dari Ibu Kota Kiev.

Pihak berwenang ukraina mengatakan, lebih dari 720 orang tewas dengan 403 korban tewas ditemukan di Kota Bucha.

Penulis : Natasha-Ancely

Sumber : Kompas TV


TERBARU