> >

Indonesia Krisis SDM Digital, Apa Kabar Kurikulum Pendidikan?

Vod | 7 April 2022, 11:10 WIB

KOMPAS.TV - Tahun 2030 Indonesia diperkirakan kekurangan 18 juta orang tenaga ahli digital.

Tetapi di saat yang bersamaan India justru mencetak surplus alias kelebihan tenaga digital sampai 245,3 juta orang.

Tetapi undustri di tanah air terutama korporasi besar justru sudah mengalami krisis sumber daya manusia bidang digital dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Perkembangan Digitalisasi Makin Nyaring, SDM Berbasis Teknologi Kian Dicari

Aalah satunya adalah GoTo atau Gojek Tokopedia yang saat ini menjadi unicorn.

Kesiapan dan penyesuaian kurikulum pendidikan mendesak dilakukan agar gap atau jarak antara kebutuhan dan ketersediaan tidak terlalu lebar.

Tidak hanya sektor pendidikan yang harus dibenahi secara kurikulum agar "match" dengan dunia kerja.

Tetapi dari sisi pemerintah Indonesia juga dianggap belum punya "digital leadership" yang justru sangat dibutuhkan oleh ekosistem.

Benarkah kurikulum pendidikan di Indonesia masih berjalan kuno saat digitalisasi sudah ngegas di mana-mana?

Perlukan institusi pendidikan melakukan inovasi agar apa yang dipelajari dibangku kuliah relevan di dunia kerja.

Penulis : Natasha-Ancely

Sumber : Kompas TV


TERBARU