> >

Warga Keluhkan Kelangkaan Pertalite, Pertamina: Kami Pastikan Stok Cukup

Vod | 2 April 2022, 23:15 WIB

KOMPAS.TV - Sejak kenaikan harga pertamax, warga mengeluhkan sulitnya mencari BBM subsidi pertalite di sejumlah SPBU di berbagai daerah.

Namun Pertamina memastikan stok BBM untuk kebutuhan nasional aman di tengah potensi beralihnya konsumen pertamax ke pertalite.

Naiknya harga BBM non subsidi jenis pertamax per 1 April 2022 adalah salah satu dampak yang dirasakan akibat tingginya harga minyak dunia.

BBM pertamax naik dari kisaran Rp 9.000 menjadi Rp 12.500 per liternya.

Baca Juga: Gara-gara Harga Naik, Sebagian Konsumen Pertamax Beralih ke Pertalite

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, kenaikan harga BBM pertamax harus dilakukan karena selisih harga asumsi minyak APBN 2022 sangat jauh dengan kondisi harga CPO saat ini.

Selain pertamax secara bertahap harga BBM pertalite hingga lpg 3 kilogram juga akan naik.

Pemerintah juga resmi menaikan tarif pajak pertambahan nilai PPN yang semula 10 persen naik jadi 11 persen.

Kenaikan PPN ini akan berpengaruh pada harga barang ekspor dan impor seperti kendaraan, barang elektronik juga pulsa dan data. Sementara makanan dan minuman yang disajikan di restoran jasa parkir tiket.

PJS Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, bahwa stok BBM cukup, dan pihaknya tidak membatasi jumlah ketersediaan.

“Kami pastikan disini bahwa stok kami cukup, kami tidak membatasi” ujar Patra Niaga.

Penulis : Natasha-Ancely

Sumber : Kompas TV


TERBARU