> >

Urunan Dana untuk Bangun IKN Nusantara, Jubir: Sifatnya Alternatif, Bukan Prioritas...

Vod | 28 Maret 2022, 15:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Tim Komunikasi Ibu Kota Negara (IKN) Sidik Pramono mengatakan, urun dana atau crowdfunding dalam pembangunan IKN Nusantara bersifat alternatif.

Sementara, urunan dana disampaikan oleh Sidik bukan menjadi prioritas untuk pembiayaan pembangunan IKN tersebut

"Perlu kami sampaikan bahwa urun dana adalah alternatif yang boleh dan bisa dilakukan. Tapi, tidak berarti itu satu-satunya alternatif atau yang paling prioritas dalam hal pembiayaan/pendanaan IKN," ujar Sidik yang dilansir dari kompas.com, Senin (28/3/2022).

Baca Juga: PDIP Beri Tanggapan Positif Urun Dana dari Masyarakat untuk Bangun IKN

Dalam hal ini, Sidik menyebut, urunan dana merupakan satu dari banyak alternatif pendanaan dari non-APBN.

Kata Sidik, Urun dana adalah penggalangan dana yang melibatkan banyak orang dan sifatnya donasi atau sosial.

Selain itu, sifat dari urun dana adalah sukarela, tidak ada pemaksaan, dan yang menjadi pemrakarsa pun dari pihak masyarakat sendiri.

Alternatif urun dana ini adalah kesempatan dan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dan mempunyai rasa memiliki di IKN.

"Pendanaan dari urun dana bisa dialokasikan untuk jenis-jenis fasilitas umum dan fasilitas sosial tertentu dengan skala tertentu, seperti misalnya taman anggrek hutan, rumah diaspora global, ataupun museum artefak hutan. Intinya urun dana sebagai salah satu alternatif pembiayaan adalah dari, oleh, dan untuk masyarakat," lanjutnya.

Video Editor: Faqih Fisabilillah

Penulis : Desy-Hartini

Sumber : Kompas TV


TERBARU