> >

Usaha Komidi Putar Terdampak Pandemi, Ade Kurnia Putar Otak Manfaatkan Batok Kelapa untuk Kerajinan!

Vod | 17 Februari 2022, 19:19 WIB

CIANJUR, KOMPAS.TV - Seorang pria di Cianjur, Jawa Barat berusaha bangkit setelah usaha komidi putarnya terdampak pandemi Covid-19.

Ade Kurnia asal Kampung Margaluyu, Kelurahan Sayang, Cianjur, Jawa Barat masih produktif meski usianya telah 68 tahun. 

Ia adalah perajin yang memanfaatkan limbah tempurung kelapa.

Batok kelapa diubah Ade menjadi miniatur sepeda motor, lampu hias, hingga aneka peralatan makan, seperti cangkir, teko, mangkuk, hingga sendok.

Kerajinan dari batok kelapa dimulai Ade sejak setahun lalu, setelah usaha komidi putarnya tak lagi mampu bertahan diterpa pandemi Covid-19.

Tidak memiliki keahlian membuat kerajinan, Ade sempat berpikir memulai usaha lain.

Baca Juga: Menyulap Ampas Kopi Menjadi Lukisan

Namun ketekunan dan semangat bangkit, Ade pun mampu mengubah limbah batok kelapa jadi barang berguna serta bernilai jual.

Kini, kerajinan batok kelapa sukses menjadi mata pencaharian baru.

Sebelum dikreasikan, bahan baku batok kelapa terlebih dahulu dibersihkan dari serabut yang masih menempel menggunakan mesin.

Batok yang sudah bersih dibentuk dan dikreasikan sesuai dengan yang diinginkan.

Desain yang unik dan kualitas yang baik, membuat kerajinan batok kelapa buatan Ade banyak diminati. 

Satu set cangkir dan teko dari batok kelapa dijual seharga Rp 200.000, sementara miniatur sepeda motor dijual mulai Rp 300.000 – Rp 750.000, sesuai ukuran dan kerumitan desain. 

Baca Juga: Awalnya Iseng, Kini Rudianto Hasilkan Uang dari Limbah Bambu yang Ia Sulap Jadi Barang Kerajinan!
 

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV


TERBARU