> >

Kematian Akibat Omicron di Indonesia Bertambah Jadi 3 Kasus

Vod | 29 Januari 2022, 07:31 WIB

KOMPAS.TV - Kasus kematian akibat varian omicron di Indonesia kembali bertambah. Total ada 3 kasus kematian akibat omicron di Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut, puncak kasus omicron diperkirakan terjadi di akhir Februari hingga awal Maret.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengonfirmasi tiga orang meninggal akibat varian omicron.

Baca Juga: Menkes Pastikan Varian Covid-19 BA.2 ‘Son of Omicron’ Terdeteksi di Indonesia

Ketiga pasien omicron yang meninggal memiliki penyakit penyerta, satu orang di antaranya sama sekali belum divaksin covid-19.

Ketiga pasien yang meninggal sama-sama berusia di atas 60 tahun dengan kondisi yang berat dan sedang.

Hingga saat ini, kasus varian omicron di Indonesia telah mencapai angka 1.988 kasus.

Bahkan Menkes meyakini sebagian besar kasus covid-19 di DKI Jakarta adalah varian omicron. Ini didasarkan pada temuan di beberapa rumah sakit dan laboratorium yang melakukan genome sequencing.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan, jumlah kasus omicron yang masih dirawat berjumlah 86 orang, sedangkan 765 pasien omicron telah dinyatakan sembuh.

Dengan terus meningkatnya varian omicron di Indonesia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut, puncak kasus omicron diperkirakan terjadi di akhir Februari hingga awal Maret.

Penulis : Natasha-Ancely

Sumber : Kompas TV


TERBARU