> >

Warga Kecewa Dengan Penerimaan Blt Yang Selalu Dipotong

Berita daerah | 1 Maret 2024, 16:35 WIB

GARUT, KOMPAS.TV - Inilah salah satu Rumah Warga milik Ara (70) yang diketahui sebelum Hari Pencoblosan memperoleh bantuan sosial berupa bantuan langsung tunai atau BLT yang dibagikan secara massal di Kantor Pemerintahan Desa setempat sebesar Rp 900 Ribu per Satu Periode. Dimana setiap Tahunnya dia menerima sebanyak Empat kali.

Ironisnya, setiap menerima BLT selalu dipotong oleh Oknum Pemerintahan setempat dengan dalih untuk diberikan terhadap warga lain yang tak mendapatkan BLT dari Pemerintah.

Anak korban pemotongan dana BLT mengaku kesal lantaran setiap Ibunya mendapatkan bantuan tersebut selalu dipotong sebesar Rp 300. Bahkan tak hanya Ibunya saja, tetangga yang lain pun mengalami hal serupa tanpa alasan yang jelas.

Sementara itu pihak Desa setempat pun baru mengetahui mengenai peristiwa ini dan sangat menyesalkan dengan adanya pemotongan BLT. Kepala Desa Cigagade Devi Fakhrurozi membantah adanya upaya pemotongan dana BLT sekaligus mengecam keras jika memang ada oknum yang berani melakukan pemotongan dan akan menindak tegas bila ada jajarannya yang terlibat.

 

Sahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

Sosial Media Kompas TV Sukabumi:
YouTube : https://www.youtube.com/c/KompasTVSukabumi/videos
Instagram : https://www.instagram.com/kompastvsukabumi
Facebook : https://www.facebook.com/redaksikompastvsukabumi
Twitter : @ktvsukabumi

Penulis : KompasTV-Sukabumi

Sumber : Kompas TV


TERBARU