> >

Dilema Pemilik Warung Makan, Naikkan Harga Takut Pelanggan Kabur

Jawa tengah dan diy | 28 Februari 2024, 15:53 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Salah satu pemilik warung makan di Kota Semarang mengaku lonjakan harga bahan pokok terutama beras, telur, dan cabai membuat dirinya dilema. Jika menaikkan harga masakan maka dikhawatirkan para pelanggan kabur. Akhirnya keputusan tidak menaikkan harga masakan dipilih walaupun cukup memotong keuntungan.

“Nggak bisa menaikkan harga, kalo naik nanti pelanggannya lari,” Ucap Endang, pemilik warung makan.

Sementara pantauan di Pasar Bulu Kota Semarang, pedagang sembako mengaku kesulitan menjual beras jenis premium yang harganya cukup tinggi. Pedagang pun memilih menjual beras SPHP yang dikeluarkan oleh Bulog dengan harga Rp 10.400 per kilogramnya.

“Naiknya Rp 4.000 per kilogramnya, itu beras medium dan premium. Kalo beras SPHP datang minggu lalu harganya Rp 54.500 untuk 5 kilogram,” Jelas Siti, pedagang sembako.

Naikanya harga beras yang terjadi saat ini dinilai para pedagang sembako dan pemilik warung makan merupakan yang tertinggi sejak beberapa tahun terakhir. Apalagi kenaikan harga beras diikuti dengan naiknya harga gula, telur, dan bahan pokok lainnya.

#pedagangmakanan #hargaberas #berassphp
 

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU