> >

KSPI Jateng Minta Pj Gubernur Jateng Copot Kepala Disnakertrans

Jawa tengah dan diy | 8 November 2023, 13:36 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Merasa kecewa Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Tengah nekat bermalam di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah dengan menggelar tenda perlawanan buruh Jawa Tengah.

KSPI Jawa Tengah kecewa berat karena tidak dilibatkan dalam rapat membahas skema pengupahan Jawa Tengah yang dilaksanakan di Solo. Padahal, KSPI sebelumnya sudah menyerahkan kajian dan konsep mengenai penetapan UMP dan UMK Jawa Tengah kepada Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana pada 11 Oktober 2023.

Sekretaris DPW KSPI Jawa Tengah, Aulia Hakim mengaku, baru menerima undangan mendadak setelah KSPI memprotes. KSPI Jawa Tengah beranggapan dinas tenaga kerja dan transmigrasi tidak berniat melibatkan serikat buruh dan dinilai diskriminasi. KSPI Jateng meminta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah dicopot dari jabatannya.

“Yang jadi pertanyaan kami justru KSPI yang satu-satunya membuat konsep upah untuk UMP dan UMK 2024 tidak dilibatkan dengan alasan lupa, lupa tidak diberikan undangan. Setelah kami klarifikasi mereka memberikan undangan jam 12.00 WIB dan rapat di jam 13.00 WIB, gak mungkin juga kami hadir. Kami bisa berprasangka ada suatu hal yang disembunyikan terkait proses penetapan upah tahun 2024 di Provinsi Jawa Tengah. Kalau sampai saat ini tidak ada respon sudah pastikan kami ingin pak Pj Gubernur segera copot jabatan dinas provinsi karena tidak becus,” tegas Aulia.

Rakor tentang pengupahan digelar di Solo pada senin 6 November 2023 dan mengundang serikat buruh kecuali KSPI dan FSPMI Jawa Tengah.

#kspijawatengah #rapatskemapengupahanjateng #semarang

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU