> >

Anak Autis Tidur di Lantai Tanah, Ibu Serabutan Ini Terlantar Tanpa Bantuan

Berita daerah | 25 September 2023, 13:13 WIB

PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Beginilah kondisi rumah Tunut, warga RT 03 RW 06 Dukuh Penuntun Desa Banjarmulya, yang hidup dalam penderitaan. Ia hidup bersama anak semata wayangnya, Mohamad Faisal Alif, yang menderita autis. Ia tidak pernah mendapat program bantuan pemerintah, baik bantuan sosial maupun program-program bantuan lainnya.

 

Ia hidup di rumah kecil bersama anaknya. Ia tidak bisa tidur nyenyak karena tidak punya tempat tidur. Ia terpaksa harus tidur di lincak atau resban kursi panjang yang usang. Sedangkan anaknya tidur di lantai tanah dengan alas apa adanya.

 

Sehari-hari, ia bekerja serabutan, memungut sisa-sisa sayuran dan sisa panen padi di sawah. Hanya satu bantuan yang pernah ia terima, berupa program bedah rumah untuk memperbaiki rumah gubuknya. Tunut berjuang sendirian untuk bisa bertahan hidup sejak bercerai dengan suaminya. Anaknya yang menderita penyakit autis semakin menyusahkannya, karena tidak bisa beraktivitas normal. Hidupnya sering dikucilkan warga tetangganya dan seakan-akan tidak ada yang mempedulikannya.

 

Melihat kondisi tersebut, beberapa pihak mulai memberi bantuan agar bisa meringankan beban Tunut. Salah satunya adalah dari Satuan Lalu Lintas Polres Pemalang Jawa Tengah, yang langsung melakukan aksi sosial dengan memberi bantuan kasur dan sembako.

 

Tunut terharu dan menangis ketika menerima bantuan dari aparat kepolisian tersebut. Anaknya juga terlihat sangat senang mendapat kasur baru dan tidak tidur di lantai tanah lagi. Tunut hanya bisa berharap ada bantuan dari pemerintah atau warga yang peduli dengan kehidupannya.

Penulis : KompasTV-Pekalongan

Sumber : Kompas TV


TERBARU