> >

Antisipasi Dampak Seks Bebas, Mahasiswa KKN Undip Gelar Sosialisasi Cegah IMS

Jawa tengah dan diy | 11 Agustus 2023, 15:48 WIB
Mahasiswa KKN UNDIP Gelar Sosialisasi Cegah IMS (Sumber: Ester)

SUKOHARJO, KOMPAS.TV - Untuk mengantisipasi dampak seks bebas bagi kesehatan, mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro Program Studi S1 Kedokteran, Ester Puspitasari memberikan sosialisasi “Waspada Infeksi Menular Seksual (IMS)” di Posyandu Remaja Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (4/8/23). Acara ini merupakan bagian dari program Monodisiplin Kuliah Kerja Nyata (KKN). 

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh 24 anggota Posyandu Remaja, Ibu Bidan Desa, dan Kader Posyandu di Desa Tiyaran. Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja tentang kesehatan remaja, khususnya terkait dengan infeksi menular seksual (IMS). 

Sejalan dengan baru saja dibentuknya Posyandu Remaja di desa ini, program ini menjadi salah satu upaya awal dalam mendorong pemahaman yang lebih baik tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan IMS.

Diawali dengan pemaparan oleh Ester Puspitasari mengenai pengertian IMS, contoh penyakit IMS yang umum terjadi, serta pentingnya cara-cara pencegahan. 

Materi yang disampaikan mencakup informasi mengenai penyakit-penyakit seperti HIV/AIDS, gonore, dan sifilis.Selain itu juga dijelaskan risiko jika melakukan seks bebas serta dampak negatif yang dapat timbul akibat tidak adanya perlindungan yang memadai. 

Selama sesi presentasi, partisipan acara terlihat sangat antusias mengikuti program sosialisasi dan setelah pemaparan materi acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta membagikan poster yang bertuliskan “Yuk Jauhi Seks Bebas dan Cegah IMS!” Poster ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang bahaya dan pencegahan IMS.

Salah seorang pengurus Posyandu Remaja, Eka, menyampaikan pendapatnya, “Saya senang ikut dalam sosialisasi ini, dan berharap semoga setelah ada Sosialisasi ini orang jadi tahu dan lebih paham tentang bahaya IMS.”

Acara sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya remaja, tentang pentingnya pencegahan IMS dan dapat menjauhkan diri dari seks bebas. 
Dengan adanya upaya seperti ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya IMS di Desa Tiyaran. 

Program ini juga menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara universitas, masyarakat, dan fasilitas kesehatan lokal dapat memberikan manfaat untuk mendukung kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU