> >

Dibangun Tahun 1950, Masjid Jungklang Masih Kuat Berdiri

Jawa barat | 5 April 2023, 14:42 WIB

KARAWANG, KOMPAS.TV - Masjid Jami Atholabiyah atau warga biasa menyebutnya Masjid Jami Jungklang, yang terletak di tengah perkampungan Dusun Jungklang, Desa Pamekaran, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, berdiri di atas tanah seluas 700 meter dan mampu menampung 1000 jemaah.

Masjid ini dibangun meniru gaya arsitek Masjid Agung Demak, yaitu berundak pada bagian atap  bangunan menara kubah yang berjumlah tiga kubah, dua lantai bagian depan dan satu lantai arah belakang, atau pada bangunan utama masjid.

Sejak pertama dibangun pada tahun 1950 hingga saat ini, masjid belum pernah mengalami perubahan, baik dari bentuk material bangunan, dan tata letak masjid.

Masjid ini memiliki 12 tiang di tengah bangunan utama, sebagai penyangga atap, dan seluruh material maupun bentuk masjid masih asli sejak pertama kali dibangun. 

Masjid dibangun warga secara swadaya, dengan material bata yang dibuat oleh masyarakat setempat, dan pasir yang diambil dari sungai sekitar masjid. Masjid ini dibangun dua lantai, namun uniknya material yang dipergunakan tanpa semen dan besi. Material semen diganti dengan serbuk bata, dan besi menggunakan helai ijuk. 

Prihatin dengan tampilan masjid yang tidak pernah berubah sejak dibangun, sejumlah orang warga desa sekitar masjid pernah menawarkan anggaran untuk pembangunan masjid tersebut, namun ditolak.

 

Untuk lebih tahu berita terupdate seputar Jawa Barat, bisa klik link di bawah .

IG:https://www.instagram.com/kompastvjabar/

Youtube:https://www.youtube.com/c/kompastvjaw...

Twitter:https://www.twitter.com/kompastv_jabar/

Facebook:https://www.Facebook.com/kompastvjabar/

kompas, berita kompas, berita kompastv, kompas news, kompastv, kompas tv, kompastv live streaming, kompas tv live streaming, live streaming, indonesia, news, youtube news, berita terbaru hari ini, viral terbaru, breaking news, live news, berita terkini, top news

 

 

Penulis : KompasTV-Bandung

Sumber : Kompas TV


TERBARU