> >

BMKG Yogya Minta Warga DIY Waspada Hujan Berpotensi Banjir dan Tanah Longsor pada Tanggal Ini

Berita daerah | 23 Maret 2023, 06:00 WIB
Ilustrasi badai hujan petir. (Sumber: Pixabay)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) YIA memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat bahkan dapat disertai kilat/petir dan angin kencang terjadi di wilayah Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo bagian utara dan Kabupaten Gunungkidul bagian utara pada hari ini Kamis (23/3/2023) hingga besok Jumat (24/3).

Hal ini berdasarkan hasil identifikasi BMKG YIA soal bertambahnya potensi curah hujan dalam periode tiga hari di wilayah DIY, terhitung sejak Rabu (22/3) kemarin.

Dikutip dari Tribun News, Kepala Stamet Yogyakarta, Warjono, mengatakan kondisi tersebut dipicu oleh adanya perlambatan angin timuran dikarenakan efek siklonik di Kalimantan Bagian Barat sehingga memicu aktivitas konvektif di wilayah DIY. 

Baca Juga: Terkuak! Pelaku Mutilasi Koper Merah Berupaya Ubah Penampilan di Yogyakarta, Berakhir Ditangkap

Secara umum pola angin di wilayah DIY umumnya berhembus dari arah timur. Dari pantauan profil vertikal kelembapan udara yang cukup tinggi, sekitar 70 - 90 persen serta labilitas lokal pada siang hari yang cukup kuat turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah DIY. 

"Untuk itu, BMKG Stamet YIA menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi," ujar Warjono dikutip dari Tribun News.

Baca Juga: Pesan Ketum PP Muhammadiyah Sambut Puasa Ramadan 2023: Perbedaan Tanggal Tak Perlu Jadi Olok-olok

 

Penulis : Kiki Luqman Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV, Tribun Jogja


TERBARU