> >

Kemiskinan, Picu Tingginya Angka Kasus Kekerasan pada Anak di Jawa Tengah

Berita daerah | 30 Januari 2023, 11:29 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Angka kasus kekerasan kepada anak di Jawa Tengah pada tahun 2022 dan 2021 tidak jauh berbeda. Menurut data dari Dinas Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah, terdapat sebanyak 1.229 kasus di tahun 2021 dan 1.224 kasus di tahun 2022.

Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyebut, kasus kekerasan terhadap anak tidak lepas dari faktor kemiskinan. Ia berharap segala  lapisan masyarakat dapat berkolaborasi untuk menekan hal ini mulai dari tingkat terkecil, seperti rumah tangga, desa, hingga ke dinas sosial terkait, baik dari provinsi dan juga pusat. Melalui rapat koordinasi yang dihadiri oleh beragam instansi kedinasan di Jawa Tengah, UNICEF, dan lembaga swadaya masyarakat diharapkan dapat membuahkan output sebuah kebijakan yang lebih baik untuk menekan tindak kekerasan terhadap anak.

“Masalah perlindungan anak ini tidak terlepas dari problem-problem mengenai pengentasan kemiskinan,”kata Sumarno.

Sejauh ini, sudah ada19 dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah menjadi daerah yang ramah anak dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.

“Kalau program ini tidak menjangkau 35 kota/kabupaten yang intens. Yang intens itu di 19 kota/ kabupaten,”kata Odi Shalahuddin, pengurus Yayasan Setara.

Lingkungan yang aman dan ramah terhadap anak dapat diartikan sebagai lingkungan yang dapat melindungi anak-anak dari segala ancaman dan kekerasan, baik kekerasan fisik maupun kekerasan mental sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan baik dan sehat.

#kekerasananak #unicef #semarang

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU