> >

Longsor Terjang Jalan Trans Sulawesi Sejumlah Kendaraan Terjebak Longsor

Berita daerah | 11 Oktober 2022, 13:55 WIB

PALOPO, KOMPAS.TV - Longsor terjadi di jalan trans Sulawesi yang menghubungkan kota Palopo dan kabupaten Tanah Toraja, Sulawesi Selatan.
Longsor ini terjadi di kelurahan battang dan kelurahan battang barat, kecamatan wara barat, kota palopo, sulawesi selatan. Akibat longsor, sejumlah kendaraan terperosok ditengah material longsor. Warga pun berupaya memindahkan kendaraan yang terjebak longsor.
Longsor juga membuat jalan dari kota palopo ke tanah toraja terisolir. Petugas PUPR provinsi sulawesi selatan telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor.
Di kilometer 10, Kelurahan Battang, material longsor dari tebing setinggi 30 meter menutupi jalan sepanjang 70 meter, membuat arus lalu lintas lumpuh total dari arah Palopo ke Toraja Utara. Menurut Ajisman, Ketua RT 01/RW 04 Kelurahan Battang mengatakan untuk wilayah RT 01 terdapat tiga titik longsor, kondisinya dua titik sedang dan satu titik yang besar. “Kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas karena material menutupi jalan, untuk saat ini upaya pembersihan akan dilakukan oleh Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan dengan mengerahkan 2 unit alat ke lokasi,” kata Ajisman, saat dikonfirmasi di lokasi, Minggu (09/10/2022).
Longsor  yang terjadi di sejumlah titik juga membuat kendaraan terjebak macet bahkan sebuah kendaraan roda empat jenis Grand max terjebak longsor. Warga setempat berupaya melakukan pemindahan kendaraan dari lumpur yang menghantam mobil tersebut. Lurah Battang, Rahman mengatakan, longsor mulai terjadi sejak Sabtu (08/10/2022) pukul 21.30 Wita, dan longsor di Kilometer 10 terjadi 2 titik yang parah terjadi pada Minggu (09/10/2022) pukul 01.30 Wita. “Banyak longsoran yang besar di wilayah kami, yang parah ada 3 titik, 8 titik lainnya menutupi bahu jalan,” ucap Rahman. Lanjut Rahman, untuk rumah warga yang berada di area longsor tidak ada yang dihantam hanya saja beberapa rumah  nyaris ditimpa longsor.
Di Kilometer 15 ada sekitar 10 unit rumah pemiliknya kami ungsikan karena berpotensi dihantam longsor karena pondasi rumah mereka mengarah ke aliran sungai,” ujar Rahman. Menurut Rahman hingga saat ini belum ada data korban jiwa maupun korban luka, warga diimbau untuk berhati-hati mengingat kondisi cuaca saat terjadi secara ekstrem. “Belum ada data korban jiwa maupun korban luka, jalan trans Palopo-Toraja masih tertutup dan dari lokasi satu ke lokasi lain masih sulit untuk diakses,” tutur Rahman.


#longsor
#jalurtanatoraja
#jalurtranssulawesi

Penulis : KompasTV-Makassar

Sumber : Kompas TV Makassar


TERBARU