> >

BMKG: Waspadai Potensi Angin Kencang di Manggarai Barat

Berita daerah | 13 Juli 2022, 13:11 WIB
Kapal wisata yang berlabuh di dermaga Pulau Komodo beberapa waktu lalu. BMKG memberikan peringatan dini untuk mewaspadai angin kencang yang berdampak pada gelombang tinggi di selatan Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Pulau Rinca mulai 12 Juli hingga 18 Juli 2022. (Sumber: Kompas.tv/Ant)

LABUAN BAJO, KOMPAS.TV - Wilayah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dalam satu minggu ke depan berpotensi alami angin kencang dan meluasnya kebakaran hutan serta lahan.

"Masih terjadi angin kencang dominan bertiup dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 20-40 km/jam," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo BMKG Sti Nenotek di Labuan Bajo, Rabu (13/7/2022), dikutip dari Antara. 

Berdasarkan prospek cuaca terhitung 12 Juli hingga 18 Juli 2022, angin kencang yang terjadi masih berkaitan dengan kondisi Monsoon Timur atau Monsoon Australia. BMKG pun memberi peringatan waspada angin kencang baik untuk wilayah daratan maupun perairan.

Untuk wilayah daratan, Sti mengimbau warga untuk mewaspadai potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan akibat angin kencang. Warga pun diminta tidak membersihkan lahan pertanian dengan cara dibakar.

Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Rabu 13 Juli, Cek Wilayah yang Terdampak

"Kalau ada angin kencang, bisa terjadi kebakaran. Itu akan meluas ke area lain," tuturnya. 

Sementara, untuk wilayah perairan, harus mewaspadai gelombang tinggi berkisar 2,5 meter hingga 4,0 meter. Gelombang tinggi itu terjadi di perairan Selatan Selat Sape termasuk perairan selatan Manggarai Barat seperti di selatan Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Pulau Rinca.

Sementara itu, kondisi cuaca di Manggarai Barat sendiri cerah berawan-berawan dan berpotensi hujan ringan pada siang atau sore hari. Hal itu terjadi karena adanya fenomena La Nina yang masih aktif meski telah memasuki musim kemarau.

Sti pun merinci potensi hujan ringan-sedang disertai petir selama sepekan ke depan umumnya terjadi pada delapan kecamatan yaitu, Kecamatan Komodo, Boleng, Mbeliling, Ndoso, Macang Pacar, Welak, Lembor, dan Lembor Selatan.

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU