> >

Catat, Puncak Arus Mudik di Sukabumi Diprediksi 29-30 April

Peristiwa | 27 April 2022, 13:34 WIB
Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Tejo Reno Indratno (Sumber: Kompas.tv/Ant)

SUKABUMI, KOMPAS.TV – Arus mudik di wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat diprediksi mencapai puncaknya pada 29 dan 30 April 2022 atau pada H-3 serta H-2 Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

"Prediksi puncak arus mudik ini setelah kami melakukan koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar terkait persiapan menyambut musim mudik Lebaran 2022," kata Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Tejo Reno Indratno di Sukabumi pada Rabu, (27/4/2022), seperti dikutip dari Antara.

Meski puncak arus mudik akan terjadi di akhir pekan minggu terakhir pada April ini, pihaknya akan tetap melakukan berbagai pengamanan dan pelayanan. Mengingat, beberapa sekolah, kantor dan perusahaan sudah memberikan libur serta cuti bersama.

Dengan demikian, ada kemungkinan sabagian orang baik dari dalam maupun luar wilayah hukum Polres Sukabumi Kota memilih mudik lebih awal.

Baca Juga: Cerita Buruh Panggul Pelabuhan Merak, Sehari Cuma Dapat Rp30.000 dari Pemudik

 Antisipasi kepadatan atau pun kemacetan saat arus mudik di beberapa lokasi, nantinya akan diberlakukan rekayasa arus lalu lintas. Selain itu, mengalihkan kendaraan ke berbagai jalur untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas.

Ia pun mengimbau kepada pengemudi, pengusaha maupun perusahaan kendaraan berat agar mematuhi Surat Edaran Kemenhub RI terkait larangan kendaraan yang beroperasi selama arus mudik dan balik Lebaran.

"Kita fokuskan rekayasa arus lalu lintas di lokasi jalur keluar dan masuk wilayah Kota Sukabumi serta pusat-pusat keramaian seperti di jalur timur atau jalur Sukaraja dan Sukalarang terdapat dua titik yakni di Bundaran Sukaraja dan di pertigaan Selakaso, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. Kemudian jalur barat tepatnya di Kecamatan Cisaat sekitar Alun-Alun Cisaat yang akan memasuki wilayah kabupaten," jelasnya.

Kemudian, kepada warga khususnya pemudik bisa memanfaatkan pos pelayanan dan pengamanan yang tersebar di berbagai titik. Pos tersebut bisa digunakan untuk beristirahat, pemeriksaan kesehatan maupun sumber informasi terkait kondisi arus lalu lintas.

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU