> >

Bidan di NTT Mendapat Pelatihan Penanganan Stunting

Berita daerah | 29 Maret 2022, 19:40 WIB
Para bidan sedang mengikuti pelatihan penanganan stunting di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT (Sumber: Edy Olin)

KUPANG, KOMPAS.TV - Tingginya angka stunting di wilayah Nusa Tenggara Timur membuat berbagai pihak ikut ambil bagian dalam program percepatan penanganan stunting yang sedang digalakan Pemerintah.

Salah satunya adalah Tanoto Foundation yang sedang membantu Pemprov NTT dalam percepatan penanganan kasus tunting atau kekerdilan di kabupaten Timor Tengah selatan (TTS) dengan memberikan pelatihan kepada para bidan di daerah itu.

"Untuk NTT tahun ini kita baru mulai fokus pada penanganan stunting, bekerja sama dengan BKKBN. Tetapi secara nasional sebelumnya kita sudah bantu penanganan stunting nasional yang dampaknya untuk NTT juga," kata Eddy Henry selaku Head of Early Childhood Education and Development (ECED) di Tanoto Foundation.

Salah satu bentuk percepatan penanganan stunting di Kabupaten TTS adalah pihaknya pada tanggal 24-26 Maret lalu sudah memberikan pelatihan kepada para TPK tersebut. Dimana, tahap pertama para bidan mendapat pelatihan memberikan makanan tambahan bagi balita, sehingga para kader PKK tersebut dapat bertindak sebagai penyuluh yang mumpuni di lapangan.

Pelatihan yang sama juga diberikan bagi tiga komponen yakni, bidan desa, kader bidan, serta kader KB. Selain di TTS, pelatihan juga akan digelar di wilayah kabupaten lainnya di NTT, sehingga target penurunan angka stunting di NTT, bisa tercapai pada 2024 nanti yakni di bawah 14 persen.

Penulis : KompasTV-Kupang

Sumber : Kompas TV


TERBARU