> >

Warga Lansia Tinggal di Rumah Yang Terendam Banjir Rob

Berita daerah | 1 Maret 2022, 12:53 WIB

DEMAK, KOMPAS.TV - Seorang warga lansia di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, hidup seorang diri di sebuah rumah yang berada di tengah kepungan banjir rob. Karena tak ada biaya untuk meninggikan rumah, ia hanya bisa bertahan tinggal di rumah yang kerap kali terendam banjir. 

Selama bertahun-tahun banjir rob melanda Dukuh Nyangkringan, Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Banjir rob menyebabkan banyak kerusakan infrastruktur di kawasan ini. Setidaknya dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, jalan yang menjadi penopang roda perekonomian seluruhnya hancur tergerus banjir rob. 

Setiap kali banjir rob datang, aktivitas warga menjadi lumpuh. Untuk mengantisipasi persoalan banjir rob, setiap tahun warga yang mampu bisa meninggikan bangunan rumah mereka agar air rob tidak masuk ke dalam rumah. Namun bagi warga yang kurang mampu seperti Sumiyatun, ia hanya bisa pasrah dengan keadaan. Lansia berusia 63 tahun yang hidup seorang diri ini tak memiliki uang untuk meninggikan rumah. Untuk makanpun, Sumiyatun harus tetap membanting tulang di usianya yang sudah senja. 

Banjir rob yang setiap tahun meninggi membuat rumah Sumiyatun semakin tenggelam. Sepuluh tahun lalu Sumiyatun sempat mengadu nasib ke Jakarta mengumpulkan uang untuk meninggikan rumahnya. Namun cita-citanya belum terwujud, setelah lima tahun bekerja, anak semata wayangnya meninggal dunia. Tak lama, sang suami ikut menyusul meninggal dunia setahun kemudian. Karena merasa harapannya telah pupus, iapun memilih pulang kembali ke kampung halamannya. "Mpun kesel kulo (sudah capai saya) , banjir terus, rob terus. Jalan saja tenggelam," keluh Sumiyatun. 

Sumiyatun mengaku pasrah. Selain hampir tiada hari tanpa banjir rob, ia kini mulai menua dan tubuhnya kerap sakit-sakitan. Di sisa usia, Sumiyatun berharap bisa melihat rumahnya tidak terendam banjir rob. 

#banjirrob #bupatidemak #desasriwulan

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU