> >

Harga Kedelai Mahal, Perajin Tempe Sanan Tetap Produksi

Berita daerah | 21 Februari 2022, 18:26 WIB

MALANG, KOMPAS.TV- Tetap bertahan, itulah yang dilakukan oleh para perajin tempe di Sentra Industri Tempe Sanan Kota Malang. Di tengah mahalnya harga bahan baku tempe, perajin mengaku kondisi saat ini dirasa sangat memberatkan. Namun meski demikian, tetap melakukan produksi menjadi pilihan bagi perajin tempe meski permintaan pasar juga turun.

Iwan Hariyono, salah satu perajin tempe menyebut, ada beberapa penyesuaian yang dilakukan untuk menutup tingginya harga kedelai. Mulai mengurangi jumlah produksi hingga 20%, mengurangi ukuran tempe, hingga menaikkan harga jual tempe adalah langkah yang diambil oleh perajin. Perajin sendiri mengaku belum terpikir untuk berhenti produksi.  Hingga saat ini produksi tempe tetap dilakukan, meski dengan keuntungan yang sangat tipis.

"Untuk menyiasati mahalnya kedelai kita kurangi ukuran tebal tipisnya, dan ada yang dinaikkan harganya" terang Iwan, Senin (21/02/2022).

Selain itu, naiknya harga kedelai kali ini adalah yang terlama menurut perajin. Karena biasanya, naiknya harga kedelai berlangsung hanya beberapa pekan, setelah itu akan kembali normal. 

Namun kali ini, kenaikan harga kedelai sudah terjadi sejak bulan Oktober 2021. Dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan turun.

#kedelaimahal #perajintempemalang

Penulis : KompasTV-Malang

Sumber : Kompas TV


TERBARU