> >

Hadapi Kelangkaan Minyak Goreng, Disdag Kalsel Lakukan Operasi Pasar Murah

Berita daerah | 3 Februari 2022, 20:20 WIB

BANJAR, KOMPAS.TV - Tak sampai setengah jam, sebanyak seribu dua ratus liter minyak goreng kemasan langsung ludes dibeli masyarakat, saat pasar murah sekaligus operasi pasar digelar Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Sungai Landas Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, kamis siang (3/2/2022).

Warga berebut mendapatkan minyak goreng kemasan dengan Rp.14.000 per liter.

Baca Juga: Operasi Pasar, Warga Rela Antre Berdesakan Incar Minyak Goreng dan Gula Pasir Murah

Meski harga minyak goreng diturunkan, namun kelangkaan justru terjadi di pasaran hingga membuat warga memilih menunggu pemerintah membagikan minyak goreng kemasan melalui pasar murah.

Jika Pun ada, minyak goreng kemasan di pasaran justru masih dijual dengan harga lama, yakni Rp.20.000 per liter.

“Pasar murah sekaligus operasi pasar minyak goreng dalam rangka menyikapi tingginya harga-harga di pasaran baik itu gula maupun minyak goreng,” ucap Kadis Perdagangan Prov. Kalsel, Birhasani.

Tak hanya minyak goreng, gas elpiji 3 kilogram juga menjadi rebutan warga, untuk mendapatkan gas elpiji tiga kilogram di pasar murah ini dengan harga Rp.17.500 per tabung.

“di pasaran atau di pinggir jalan harga gas ini kadang mencapai sampai Rp. 40.000 per tabung , sekarang hanya dijual Rp.17.500, begitu juga minyak goreng yang kemarin sempat langka,” kata Seorang tokoh masyarakat di Desa Sungai Landas, Warhamni.

Baca Juga: Minyak Goreng Curah Langka di Pasar Tradisional Kabupaten Banjar, Pedagang Sebut Belum Ada Pasokan

Untuk minyak goreng kemasan, pembelian warga dibatasi, maksimal dua liter untuk setiap orang.

Begitu pula dengan gas elpiji 3 kilogram, setiap warga hanya diperbolehkan membeli satu tabung gas.

Penulis : KompasTV-Banjarmasin

Sumber : Kompas TV


TERBARU