> >

Ahli Sosial Epidemiolog Nilai Masyarakat Lebih santai Hadapi Omicron

Berita daerah | 31 Januari 2022, 09:25 WIB

 

==== lead in ====

DENPASAR, KOMPAS TV - Sebagian besar ahli epidemiologi di Bali sepakat kasus Covid-19 varian Omicron sudah menyebar di Bali. Selain itu, berdasarkan penelitian, karakteristik virus varian Omicron menyebar dua kali lipat lebih cepat dibandingkan varian Delta.

Ahli sosial epidemiolog Universitas Udayana, Profesor Pande Januraga mengatakan, usai menurunnya kasus Covid-19, dan telah dilaluinya fase sulit Covid-19 varian Delta, terjadi perubahan prilaku sosial dan sistem sosial di masyarakat. Seperti adanya kelalaian terhadap prokes, dan banyak kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara bijak dan disiplin.

Pemerintah juga diharapkan dapat mencari strategi baru untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, agar mau menaati prokes dan vaksinasi Covid-19 .  Selain itu, ahli sosial epidemoiolog berpendapat, melatih masyarakat dalam mengenali resiko penyebaran Covid-19, dinilai sebagai langkah terbaik yang dapat dilakukan.

Kasus Covid-19 di Provinsi Bali kini mulai meningkat. Pada 24 Januari 2022, terjadi penambahan 33 kasus positif Covid-19, sementara kasus sembuh bertambah 17 orang dan 3 kasus meninggal dunia. Namun hingga saat ini, Satgas Covid-19 Provinsi Bali masih menunggu hasil pemeriksaan dari pemerintah pusat terkait sebaran varian Omicron di Bali.

 

 

#omicron #universitasudayana #sosialepidemiologunud

Penulis : KompasTV-Dewata

Sumber : Kompas TV


TERBARU