> >

Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Digital, BI Malang Gelar Techibition

Berita daerah | 25 Januari 2022, 20:26 WIB

MALANG, KOMPAS.TV-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang menggelar kegiatan Techibition dengan mengumpulkan para pelaku start up di Kota Malang, untuk memamerkan produk mereka. Hal ini termasuk salah satu program pemulihan ekonomi, melalui pengembangan ekonomi kreatif, sektor pengembangan aplikasi dan game.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno yang membuka kegiatan secara hybrid menyebut para pelaku start up harus terus didorong untuk berkembang, karena potensinya yang besar utamanya di wilayah Malang Raya.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak menuturkan banyak pelaku start up potensial yang terkendala di modal.

Ia menjanjikan para pelaku start up segera bisa mendapatkan kemudahan untuk mengajukan kredit usaha rakyat (KUR). Namun karena jenis usahanya, maka membutuhkan penghubung finansial agar pelaku start up bisa mendapatkan KUR melalui Himbara.

"Harapan ada yang bisa membina, nah ini kita semua Pemprov, BI, kemudian dari Kadin atau dari manapun itu untuk mengantarkan mereka untuk mendapatkan KUR. KUR ini kan contoh ada yang bisa bikin mesin-mesin, nah mesin itu rangenya 15-80 juta itu kan bisa dibiayai KUR. Nah itu salah satu yang mau kita coba dipaketkan program pembiayaan supaya bisa beli mesin yg meningkatkan kompetitifnya" terang Emil, Sabtu (22/01/2022).

Salah satu pelaku start up, Adam, mengaku jika mendapat bantuan KUR, Ia akan bersyukur. Karena start up yang Ia geluti di bidang sipil membutuhkan modal hingga ratusan juta rupiah.

"Kalau dapat KUR saya akan pakai untuk SDM, untuk beli alat, karena alat bisa sampai ratusan juta rupiah" kata Adam.

Kota Malang sendiri memiliki lebih dari 128 start up aplikasi dan game yang sudah memiliki perusahaan, karena itulah disebut sebagai gudang start up.

#startupmalang

Penulis : KompasTV-Malang

Sumber : Kompas TV


TERBARU