> >

Kader PDIP Terusik dengan Judul di Konten Video Ganjar

Berita daerah | 17 Januari 2022, 16:36 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Pengembalian hadiah pemberian dari Ganjar Pranowo, yang dilakukan oleh kader PDIP Temanggung hingga kini masih mendapat sorotan banyak pihak. Salah satunya dari anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah Saiful Hadi, yang juga ketua DPC PDIP Kebumen.

Saiful mengatakan, judul video yang diunggah di medsos yaitu rumah reot kader PDI Perjuangan di tanah bengkok, membuat kader partai yang  melihat judul tersebut pasti terusik, sehingga wajar jika kemudian hadiah tersebut dikembalikan.

Selain itu, menurut Saiful, video tersebut di upload pada tanggal 10 Januari, bertepatan dengan hari ulang tahun partai. Tugas utama memang mengentaskan kemiskinan, namun jika dilakukan orang per orang cenderung pencitraan.

"Judulnya itu mas, judulnya itu adalah rumah reot kader PDI Perjuangan di tanah bengkok, yang kemudian itu viral dan saya dimintai tanggapan. Yang pertama sebagai kader partai, melihat judul itu tentu terusik, maka wajar jika kemudian saudara Fajar itu juga mengembalikan. Yang kedua ditayangkan diunggah tanggal 10 Januari, disaat kita memang sedang ulang tahun. Nah bahwasanya kita PDI Perjuangan tentu sadar, tugas utama dan pertama adalah untuk mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu kemarin saya membuat pernyataan bahwasanya bantuan orang per orang itu tidak menyelesaikan masalah dan cenderung pencitraan," kata Saiful.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengunjungi rumah kader PDIP Temanggung Fajar Nugroho. Dalam kunjungannya tersebut Ganjar memberikan sejumlah bantuan. Kemudian video kunjungan dan pemberian bantuan tersebut diunggah di akun media sosialnya.

Namun beberapa hari berikutnya, Fajar Nugroho Wakil Ketua PAC PDIP Temanggung Rabu (12/2/22) mengembalikan hadiah pemberian dari Ganjar Pranowo. Alasan Fajar karena ia tidak mau dijadikan sebagai obyek pencitraan.

Terkait dengan pengembalian hadiah darinya, Ganjar menyatakan bahwa saat datang berkunjung dan memberikan hadiah ke rumah Fajar, dirinya disambut dengan baik.

 "Oh iya tho, waktu saya datang itu disambut baik-baik itu, dan mereka tersenyum. Iya gak apa-apa, hallah biasa," ujar Ganjar.

Hingga saat ini, aksi pengembalian hadiah dan dugaan pencitraan masih menjadi sorotan banyak pihak. Tidak hanya dari pengamat, namun juga dari kader partai.

#ganjarpranowo #fajar #temanggung

 

  

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU