> >

Tangis dan Kegelisahan Warga Menanti Kabar Keluarga Korban Erupsi Semeru

Berita daerah | 7 Desember 2021, 17:50 WIB

LUMAJANG, KOMPAS.TV - Kesedihan keluarga nampak saat harus mengikhlaskan kepergian Kavela Ummi.

Perempuan 19 tahun ini menjadi korban awan panas Gunung Semeru.

Saat erupsi terjadi Sabtu (04/12) lalu, warga Desa Sumberwuluh ini tengah bekerja di tambang pasir di desanya.

Korban teridentifikasi setelah orangtua korban, mengenali gigi dan pakaian yang dikenakan korban.

Di desa lain, Desa Supit Urang, seorang warga mencari anak dan cucunya yang hingga kini belum ditemukan.

Baca Juga: Demi Permudah Proses Identifikasi Korban Erupsi, Warga Diimbau Lapor Jika Kehilangan Keluarga

Ia menunjukkan lokasi rumah kerabatnya yang tenggelam dalam abu vulanik Gunung Semeru.

Menurutnya, satu korban tengah menambang pasir saat semeru mulai erupsi.

Namun tak kunjung meninggalkan lokasi saat lahar mulai turun.

Ia pun tak kunjung mendapat kabar dari keluarganya, yang kini dinyatakan hilang.

Terjangan lahar Semeru memporak porandakan ratusan rumah. 

Kini banyak korban butuh bantuan karena tidak lagi punya tempat tinggal. 

Penulis : Dea-Davina

Sumber : Kompas TV


TERBARU