> >

Pembentukan Cyber Army MUI DKI Jakarta, Dananya Dari Mana?!

Wawancara | 23 November 2021, 12:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Rencana MUI DKI Jakarta membentuk cyber army untuk melawan buzzer penyerang ulama dan Gubernur Anies Baswedan menuai pro dan kontra.

Tak sedikit yang menilai, pembentukan pasukan siber oleh MUI DKI Jakarta untuk melawan para pendengung/ berlebihan dan politis.

Di tengah pro dan kontra pembentukan tim cyber army oleh MUI DKI Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta semua pihak tidak mengaitkannya dengan politik praktis karena baik agenda Pilpres maupun Pilkada 2024 masih jauh.

Baca Juga: MUI Jakarta Bentuk Tim Siber untuk Bela Anies dari Buzzer, Pengamat: Seperti Politik Balas Budi

Rencana pembentukan pasukan siber untuk melindungi ulama dan Gubernur Anies Baswedan juga dikritik oleh Wakil Sekjen PKB, Luqman Hakim.

Luqman Hakim menilai rencana itu berlebihan dan tak lepas dari pemberian bantuan hibah Pemprov 10,6M rupiah dari Pemprov DKI Jakarta untuk MUI DKI Jakarta.

Selain itu, Dosen Ilmu Komunikasi UI, Ade Armando berpandangan bahwa  rencana pembentukan pasukan siber oleh MUI DKI Jakarta berlebihan.

Menurut Ade, MUI DKI Jakarta lebih baik memperbaiki komunikasi public dan menggunakan anggaran yang ada untuk kemaslahatan umat.

Baca Juga: MUI DKI Jawab Tudingan soal Cyber Army untuk Anies: Enggak Ngerti Dapur MUI, Jangan Asal Ngomong

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV


TERBARU