> >

Jadi Korban Pemukulan saat Tes Covid-19 Massal, Dandim Buleleng Laporkan Warga ke Polisi

Peristiwa | 24 Agustus 2021, 19:31 WIB

BALI, KOMPAS.TV - Perkelahian antar warga dan TNI terjadi di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali peristiwa ini dipicu karena warga menolak tes covid-19.

Video perkelahian antara warga dan anggota TNI Kodim 1609 Buleleng, Bali ini tengah viral di media sosial, peristiwa ini terjadi senin 23 Agustus 2021.

Kami tak menayangkan secara utuh visual karena mengandung unsur kekerasan.

Peristiwa ini terjadi ketika warga menolak dilakukan tes usap massal oleh petugas puskesmas bersama tim Satgas Naggala.

Dari informasi yang dihimpun, tes usap massal yang dilakukan petugas awalnya berjalan lancar.

Namun kondisi menjadi tegang saat ada dua remaja mengendarai sepeda motor tanpa masker melintas dan berusaha menghindari petugas hingga sempat menabrak petugas.

Saat terjadi cekcok dengan petugas karena menolak tes usap, orangtua salah satu remaja datang bersama 5 orang lainnya hingga pemukulan terjadi.

Lantaran mendapat perlakuan tidak menyenangkan, Dandim 1609 Buleleng Letkol Infantri Muhammad Windra Lisrianto mendatangi Mapolres Buleleng.

Berbekal hasil CT scan dan visum, korban melapor ke Polres Buleleng. Selain korban, ada anggota lain yang juga menjadi korban pemukulan.

Korban juga merasa dirugikan atas viralnya video yang tersebar seakan akan anggota TNI yang tengah memukuli warga.

Penulis : Natasha-Ancely

Sumber : Kompas TV


TERBARU