> >

Ikut #Lapakganjar, Perajin Tas Anyam Banjir Pesanan

Sosial | 30 Juni 2021, 10:54 WIB

KOMPAS.TV - Di masa pandemi covid-19, memang sangat disarankan berjualan secara online. 

Seperti salah seorang perajin tas anyaman di Kediri Jawa Timur. Yang ikut dalam promosi medsos ala Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yakni dengan tagar lapak Ganjar.

Perajin ini bahkan sampai kewalahan melayani pesanan.

Sempat merasa terpuruk akibat pandemi covid-19, salah seorang perajin harus memutar otak untuk memasarkan bisnis tas anyaman plastik miliknya adalah Riatul Laili.

Warga Dusun Ngandong, Desa Nanggungan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini memberanikan diri ikut promosi di media sosial Instagram dengan menandai akun @ganjar_pranowo. 

Perajin yang kerap disapa Ria mengaku sejak pandemi virus korona, pesanan tas anyaman plastik sempat merosot tajam hingga 50%. 

Namun sejak menjual dengan tagar lapak Ganjar dan di posting kembali oleh Ganjar Pranowo, Ria justru kewalahan, karena banjir pesanan.

Kini, kendala yang dihadapi Ria adalah, jumlah pekerja. Dengan sepuluh pekerja, Ria hanya mampu menghasilkan 50 tas anyaman per hari.

Padahal, jumlah order terus meningkat, sehingga ria tak mampu memenuhi permintaan pasar.

Namun sejak mengikuti lapak Ganjar, Ria mengaku pernah mengirim pesanan luar Pulau Jawa, hingga ke luar negeri.

Aneka anyaman produksi Ria adalah anyaman jenis deco, souvenir hajatan dan tas dari anyaman daun jali.

Harga tas anyaman plastik ini, terbilang relaitf murah, yakni mulai dari enam ribu, hingga 60 ribu rupiah. Di masa pandemi seperti saat ini, Ria mengajak para UMKM lain agar lebih kreatif dalam memasarkan produk melalui media sosial.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


TERBARU