> >

Pengajuan Sumbu Filosofi Yogyakarta sebagai Warisan Budaya Dunia Masih Terkendala

Budaya | 28 Mei 2021, 17:25 WIB
Tugu Yogyakarta (Sumber: Kemenparekraf)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Pengajuan sumbu filosofi sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO masih terkendala. Salah satunya, masih ada bangunan cagar budaya tingkat nasional yang bermasalah di kawasan yang dilalui sumbu filosofi, yaitu eks Hotel Tugu.

Paniradya Pati Kaistimewan, Aris Eko Nugroho, sedang menyempurnakan perbaikan peta dan management plan sumbu filosofi. Ia sudah mengirimkan surat kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik di provinsi maupun kabupaten dan kota yang masuk dalam sumbu filosofi, yakni Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul.

“Kami terus melakukan koordinasi, baik dengan pemerintah pusat maupun pemilik atau ahli waris bangunan eks Hotel Tugu,” ujarnya, Jumat (28/5/2021).

Baca Juga: Rumput Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta Terbakar, Api Diduga Disulut ODGJ

Kemendikbud juga sudah memberikan perhatian dalam penyelesaian bangunan cagar budaya yang terbengkalai itu terkait tetap dikelola pemilik atau diambil alih (dibeli) Pemda DIY nantinya.

Sampai sekarang belum ada keputusan pemilik hotel atau ahli waris eks Hotel Tugu. Padahal, jika persoalan ini tidak kunjung selesai bisa mengganggu proses pengajuan sumbu filosofi Yogyakarta sebagai warisan budaya dunia ke UNESC0.

Ia menggandeng pemerintah pusat dalam penyelesaian akuisisi eks Hotel Tugu karena pendanaannya perlu bantuan pusat mengingat bangunan itu adalah cagar budaya nasional.

Baca Juga: Bersaing dengan Bali, Yogya Siap Lakukan "Work from Yogyakarta"

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU