> >

5000 Rapid Antigen Untuk Pemkot Banjarmasin, Akan Digunakan Dalam Operasi Yustisi

Berita daerah | 19 Maret 2021, 02:49 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Data kasus covid-19 di Kota Banjarmasin yang masih mengalami peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif masih menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.  

Seperti di laman instagram Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin pada rabu 17 maret 2021 yang menunjukkan peningkatan kasus terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 33 kasus.

Baca Juga: Pascabanjir, Air Meluber ke Jalan Akibat Sejumlah Titik Drainase Tersumbat

Saat berkunjung ke Balai Kota Banjarmasin,  PJ Gubernur Kalsel, Syafrizal za mengatakan penyerahan rapid antigen sebanyak 5000 buah dilakukan kepada pemkot Banjarmasin.

Hal tersebut diharapkan untuk mengintensifkan kegiatan tracing covid-19.

Ia juga mempersilakan penggunaan rapid test antigen tersebut untuk berbagai kegiatan di lingkungan Pemkot Banjarmasin khususnya lagi dalam upaya penanganan covid-19.

“Sepanjang kita berinteraksi, sepanjang itu pula peluang terpapar terjadi, kita mencegah jangan terpapar itu 3M, 4M dan 5M,” ucap Syafrizal ZA.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, mengatakan pihaknya akan mendiskusikan hal ini terlebih dahulu pada penegak hukum terkait tentunya mengikuti permenkes nomor 36/02 tahun 2021 percepatan pelacakan diagnosa.

“Secara bersama-sama tentunya, dan ini memberikan manfaat luar biasa bantuan dari PJ Gubernur ini dalam upaya percepatan penemuan kasus dan penegakan diagnose,” ungkap Machli Riyadi.

Baca Juga: Pemprov Kalsel Siapkan Beasiswa S2 Keagamaan ke Timur Tengah

Rencananya 5000 rapid antigen akan dipergunakan untuk kegiatan operasi yustisi, lokasi berpotensi kerumunan hingga tempat hiburan malam nantinya juga akan menjadi sasaran operasi yustisi.

Penulis : KompasTV-Banjarmasin

Sumber : Kompas TV


TERBARU