> >

Harga Kedelai Melonjak, Tahu dan Tempe Langka

Berita daerah | 4 Januari 2021, 19:15 WIB

CILEGON, KOMPAS.TV - Tahu dan tempe menjadi bahan pangan yang langka beberapa hari belakangan.

Tak hanya langka, harganya pun melonjak naik karena dipicu kenaikan harga kedelai impor yang menjadi bahan baku tahu dan tempe.

Di kampung tempe kawasan Tenggilis, Surabaya, setelah hampir seminggu tidak berproduksi, para pengrajin tempe memulai aktivitas mereka kembali.

Namun tingginya harga kedelai impor yang menjadi bahan baku membuat pengrajin bersiasat. 

Salah satunya dengan memperkecil ukuran tempe dan mengurangi produksi.

Tak hanya produsen yang harus mengatur siasat. Para pedagang juga harus menaikkan harga dan memotong ukuran bahan pangan tersebut, demi menjaga stok agar terus bisa berjualan. Meski akibatnya harus mendapat komplain dari pembeli.

Bak efek bola salju, kelangkaan dan kenaikan harga tempe dan tahu berimbas pula pada pedagang gorengan.

Seperti di kawasan Pasar Ciracas, Jakarta Timur, para pedagang gorengan harus memperkecil ukuran penganan itu, supaya harga jual tetap sama.

Hingga kini, kebutuhan kedelai di Indonesia masih sangat bergantung pada impor dari sejumlah negara seperti Amerika Serikat dan Brasil.

Sementara saat ini harga kedelai tengah mengalami kenaikan di pasar internasional.
 

Penulis : Merlion-Gusti

Sumber : Kompas TV


TERBARU