> >

LBH Makassar Dampingi 12 Nelayan Yang Diperiksa Polisi

Berita daerah | 21 September 2020, 15:34 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Unjuk rasa nelayan yang menolak tambang pasir di pulau kodingareng makassar berbuntut panjang. Hal ini lantaran sejumlah pengunjuk rasa melakukan pelemparan bom molotov saat unjuk rasa sehingga polisi harus melakukan penyelidikan pelemparan bom molotov.

12 nelayan yang terlibat dalam unjuk rasa tolak penambangan pasir telah diperiksa  oleh polisi terkait adanya pelemparan bom molotov ke kapal boskalis beberapa waktu lalu. Sementara itu, lembaga bantuan hukum yang mendampingi 12 nelayan ini meminta polisi bekerja secara profesional dalam melakukan penyelidikan,,

Selain itu lembaga bantuan hukum makassar juga meminta untuk dilakukan investigasi,, lantaran, aksi pelemparan bom molotov tersebut tidak direncanakan oleh pengunjuk rasa namun aksi tersebut merupakan aksi damai.


#TAMBANGPASIRBOSKALIS
#REKLAMASINEWPORT
#PELINDO

Penulis : KompasTV-Makassar

Sumber : Kompas TV


TERBARU