> >

Terkait Kasus "Fetish" Kain Jarik, Unair Siapkan Psikolog untuk Dampingi Para Korban

Berita kompas tv | 2 Agustus 2020, 16:10 WIB

KOMPAS.TV - Sebanyak 15 aduan terkait dugaan penyimpangan seksual yang melibatkan seorang mahasiswa di Surabaya, telah diterima pihak Universitas Airlangga. Sementara, polisi masih menelusuri akun yang membuat kasus praktik fetish viral di media sosial.

Selanjutnya, pihak kampus akan memeriksa laporan yang masuk dan menindaklanjutinya bersama polisi.

Sementara, pihak kampus Unair telah menyiapkan Psikolog untuk mendampingi korban penyimpangan seksual yang kasusnya viral di media sosial dengan nama fetish kain jarik.

Baca Juga: Unair Buka Kanal Aduan Bagi Korban Pelecehan Seksual "Fetish" Kain Jarik

Dugaan pelecehan seksual berkedok penelitian oleh seorang mahasiswa di Surabaya, termasuk bentuk penyimpangan. Menurut Psikolog, penyebabnya beragam, tetapi bisa disembuhkan melalui konseling dan psikoterapi secara rutin.

Agar tidak ada lagi kejadian serupa, warga diimbau waspada dan kritis, terhadap kejadian di lingkungan sekitar.

 Sementara, Polda Jawa Timur masih mengembangkan kasus penyimpangan seksual fetish yang diduga dilakukan seorang oknum mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya.

Mahasiswa yang diduga terlibat penyimpangan seksual, hingga saat ini belum dapat dihubungi. Diduga, mahasiswa itu sudah tidak berada di Surabaya sejak Maret lalu.

Baca Juga: Perlukah Fetish Disembuhkan? Ini Kata Seksolog Zoya Amirin

 

Penulis : Anjani-Nur-Permatasari

Sumber : Kompas TV


TERBARU