> >

Petugas akan Lakukan Rapid Test Warga yang Ambil Paksa Jenazah Corona

Update corona | 28 Juli 2020, 20:40 WIB

KOMPAS.TV - Tiga hari pasca insiden ambil paksa jenazah pasien suspek covid-19 di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur belum ada satupun warga yang ditangkap oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Hingga kini , petugas hanya melakukan pelacakan riwayat, sambil menunggu suasana kondusif.

Pemulihan kondisi di Desa Kedawang juga berlangsung lebih cepat karena tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan memilih melakukan pendekatan secara persuasif kepada warga.

Tidak ada warga yang ditangkap . Polisi hanya memintai keterangan warga.
 
Tim gugus tugas penangan covid-19 dan pemerintah Kabupaten Pasuruan juga meniadakan rapid tes bagi warga Desa Kedawang.

Rapid test baru akan dilakukan jika kondisi di permukiman warga sudah kondusif. Meski demikian, pelacakan terhadap warga yang terlibat perebutan covid-19 tetap dilakukan.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jawa Timur juga menggelar rapat koordinasi dengan Forkompinda dan para camat di kantor Pemkab setempat.

Rakor ini membahas mekanisme pemulasaran jenazah pasien covid-19, yang memicu insiden perebutan jenazah selama ini. Sosialisasi kepada warga juga harus terus dilanjutkan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi .
 

Penulis : Anjani-Nur-Permatasari

Sumber : Kompas TV


TERBARU