> >

Situasi Terkini Pasca Indonesia Tetapkan Travel Warning ke Singapura

Berita kompas tv | 10 Februari 2020, 22:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepanikan wabah virus corona meningkat di Singapura.

Pemerintah setempat kini menghadapi penarikan uang besar-besaran atau rush money dan antrian panjang warga  di pusat-pusat perbelanjaan.

Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri merespon kondisi ini dengan menaikkan level peringatan perjalanan ke negeri Singapura.

"Merespon perkembangan penyebaran virus corona baru di Singapura, status tingkat kewaspadaan perjalanan ditingkatkan menjadi kuning", seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri.

4 level kehati-hatian perjalanan pemerintah dimulai dari hijau, kuning, oranye, hingga merah yang paling berbahaya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah membenarkan himbauan perjalanan ini sesuai status kewaspadaan pemerintah Singapura.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, sebelumnya menaikkan level kewaspadaan virus corona dan meminta warga setempat tidak panik berlebihan.

Otoritas resmi Singapura mengonfirmasi 40 orang positif terjangkit virus corona sejak mewabah dari Kota Wuhan, Tiongkok, akhir tahun lalu.

Angka itu menempatkan Singapura sebagai negara kedua dengan korban terjangkit virus corona terbanyak kedua di dunia.
Kepanikan warga Singapura di sejumlah toko-toko persediaan kebutuhan pokok meningkat setelah pemerintah setempat resmi menaikkan tingkat kewaspadaan virus corona.

Lalu sejauh mana kenaikan level peringatan perjalanan ke Singapura yang telah dilakukan pemerintah Indonesia? 

Kita terhubung melalui sambungan telepon dengan Kepala Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI di Singapura Ratna Lestari Harjana.

Penulis : Reny-Mardika

Sumber : Kompas TV


TERBARU