> >

Investigasi Komnas HAM: Korban 21-22 Mei Bukan dari Tembakan Polisi

Berita kompas tv | 29 Oktober 2019, 21:10 WIB

Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat tepatnya di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu menjadi saksi peristiwa kerusuhan 21 dan 22 Mei lalu. Jika dilihat kembali pada hari itu unjuk rasa warga sebelumnya berlangsung damai. Namun saat hari mulai gelap kerusuhan pecah. Tak hanya di depan Kantor Bawaslu.

Di titik lain sekitar Petamburan, Slipi dan wilayah lain di luar Jakarta. Yang menyebabkan adanya korban tewas. Lima bulan pasca-peristiwa itu Komnas HAM menyampaikan hasil investigasinya.

Satu temuan Komnas HAM adalah ada 10 orang tewas dalam kerusuhan 21-22 Mei. Sebagian besar meninggal karena tembakan peluru tajam. Namun komnas ham menyebut peluru itu tidak berasal dari personel polisi. Mereka menduga ada aktor terorganisir di balik tewasnya korban.

10 orang yang meninggal, 9 di antaranya karena peluru tajam. Di antara 9 korban itu satu orang adalah korban di Pontianak, Kalimantan Barat. Sementara itu ada 1 orang lainnya meninggal karena benda tumpul. Investigasi Komnas HAM juga menyangkut laporan orang hilang. Ada 32 orang yang sebelumnya dilaporkan hilang namun sudah ditemukan.

#Demo21Mei #KomnasHAM #KorbanTembak

Penulis : Imanuel-Gilang-Krisjanuar

Sumber : Kompas TV


TERBARU