> >

Polemik Wacana ASN Bekerja di Rumah

Kompas bisnis | 15 Agustus 2019, 11:40 WIB

Aparatur Sipil Negara bekerja di rumah. Konsep tersebut tengah digodok oleh pemerintah pusat. Pertimbangannya adalah penghargaan bagi ASN berprestasi. Lebih luas lagi kombinasi teknologi dan angkatan kerja milenial beberapa tahun mendatang bisa membuat kerja lebih efisien.

Sistem pemerintahan berbasis elektronik kian dimatangkan. Meski belum ada hitungan pasti pemerintah meyakini sistem bekerja di luar kantor bisa menghemat anggaran. Untuk belanja pemerintah pusat saja belanja pegawai saat ini memakan 26,23% dari total anggaran belanja kementerian dan lembaga. Nominalnya mencapai Rp 224,41 triliun.

Sejumlah negara sudah menerapkan sistem bekerja di rumah dengan kriteria beragam. Australia misalnya pegawai publik berprestasi dapat bekerja di rumah setiap hari rabu. Meski demikian penyusunan cara bekerja moderen ini perlu mempertimbangkan produktivitas ASN dan fungsi kontrol kerja.

Setuju tak setuju bagi masyarakat produktivitas merupakan tolok ukur yang jelas. Pemerintah mengaku tidak akan menjiplak mentah-mentah sistem kerja ASN negara lain. Kesiapan teknologi serta budaya kerja menjadi pertimbangan.

#ASNBekerjadiRumah #PNS #KemenpanRB

Penulis : Imanuel-Gilang-Krisjanuar

Sumber : Kompas TV


TERBARU