> >

Waduh, Menag Yaqut Bilang Indonesia Kekurangan Mushaf Alquran

Agama | 25 November 2021, 08:07 WIB
Ilustrasi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam acara. Ia juga bilang, Indonesia kekurangan Mushafat Alquran (Sumber: Dok. Kemenag)

JEDAH, KOMPAS.TV - Meskipun menjadi populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia ternyata masih kekurangan produksi mushaf Alquran.

Hal itu dikatakan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ketika mengunjungi Kantor Percetakan Alquran terbesar di dunia, Mujamma' King Fadh, di Madinah, Arab Saudi.

Kedatangan ini sebagai upaya menjajaki kerja sama mencetak Alquran yang sebelumnya dibahas bersama otoritas Arab Saudi.

"Umat Muslim Indonesia masih kekurangan mushaf Alquran. Jumlah penduduk Muslim Indonesia kurang lebih 215 juta, kami baru mampu menyediakan 200 ribu per tahun," kata Menag dalam keterangan sebagaimana dikutip KOMPAS TV dari Antara di Jakarta, Rabu.

Baca Juga: Temui Gubernur Makkah, Menag Yaqut Bahas Pemberangkatan Umrah Indonesia

Menag berharap kerja sama penyediaan Alquran dengan pemerintah Saudi bisa segera terwujud. Sebab, permintaan terkait Mushaf ini begitu tinggi di Indonesia mengingat populasi muslim Indonesia yang begitu besar.  

Terkait rencana ini, menurut Menag, pembahasan awal terkait kerja sama tersebut sudah dibicarakan.

Apalagi sebelumnya Menag sudah berjumpa dengan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Syekh Abdullatif bin Abdulaziz dalam kunjungan ke Arab Saudi.

"Kerja sama percetakan Alquran ini akan menjadi bagian dari rencana pembangunan Islamic Center di Indonesia," tuturnya. 

Menag sendiri tiba di Jeddah Arab Saudi pada 19 November 2021. Menag telah melakukan serangkaian pertemuan guna membicarakan tentang moderasi beragama, percetakan Alquran, serta penyelenggaraan umrah dan haji di masa pandemi.

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU