> >

Paguyuban Tionghoa Beri Bantuan Rp 2 Miliar, Kapolda Sumsel: Saya Takut Ini Hoaks, Ternyata Tidak

Update | 7 Agustus 2021, 12:11 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.TV - Jumat kemarin (6/8/2021), Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri menerima sumbangan sebesar 2 miliar rupiah.

Bantuan sebesar 2 miliar rupiah ini berasal dari Perkumpulan Masyarakat Tionghoa Palembang untuk penanganan covid-19.

Bantuan yang diberikan melalui Kapolda Sumsel ini berupa 150 ton beras, 150 ton oksigen, dan 1.250 alat tes usap antigen.

Bantuan ini nantinya akan disalurkan pada masyarakat yang membutuhkan dan sejumlah faskes.

Kapolda Sumsel, Irjen Eko Indra Heri, mengapresiasi masyarakat yang mempercayai dirinya dalam penyaluran bantuan ini.

Irjen Eko Indra Heri kini masih menjadi sorotan terkait polemik sumbangan 2  triliun rupiah oleh keluarga besar Akidi Tio.

Tim Irwasum dan Propam Mabes Polri bahkan diturunkan untuk memeriksa kasus ini.  

Saat penyerahan bantuan, Eko sempat berkelakar merasa takut untuk menerima kembali bantuan dari para donatur, pasca kisruh bantuan Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio yang tak kunjung cair.

"Dari kejadian kemarin, saya kadang mau menerima bantuan itu jadi agak takut-takut, apakah ini hoaks lagi atau tidak. Ternyata saya lihat bukan hoaks. Mudah-mudahan mobilnya juga bukan hoaks ya. Ini mobil beneran dan berasnya juga beras beneran," canda Eko saat menerima bantuan, di Mapolda Sumsel, Jumat (6/8/2021). Eko menyampaikan terima kasih kepada peguyuban Masyarakat Tionghoa Palembang yang ikut andil dalam permasalahan penanganan Covid-19 di Sumel.

Bantuan ini, menurutnya, hikmah di balik kejadian Akidi. Ia pun berharap ke depan banyak orang baik atau pun donatur yang tergerak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.  

"Ini saya kira adalah Akidi effect, efek dari kejadian bapak almarhum Akidi. Hari ini Tuhan menunjukkan hikmah itu. Mewujudkan rahasia dari apa yang kita ragukan kemarin," ujar dia.

Penulis : Anjani-Nur-Permatasari

Sumber : Kompas TV


TERBARU