> >

KADIN: 17 Ribu Lebih Perusahaan Mendaftar Program Vaksinasi Gotong Royong

Wawancara | 21 April 2021, 23:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Program vaksinasi mandiri gotong royong yang diselenggarakan sejumlah perusahaan untuk para pekerjanya akan segera dimulai.

Vaksin yang digunakan yakni Sinopharm dan Sputnik V.

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menyatakan telah memepersiapkan 15 juta dosis vaksin Sinopharm untuk vaksinasi mandiri gotong royong yang dimulai pada Mei minggu ketiga mendatang.

Setidaknya ada 17 ribu lebih perusahaan yang telah mendaftar untuk vaksinasi gotong royong.

Sebanyak 8,6 juta karyawan beserta keluarganya pun telah terdaftar untuk mengikuti vaksinasi.

Kepastian penggunaan vaksin Sinopharm dan Sputnik V untuk program vaksinasi mandiri gotong royong juga disampaikan PT Bio Farma.

Untuk vaksin Sinopharm, total yang akan tersedia sebanyak 15 juta dosis.

Sedangkan Sputnik V total yang akan tersedia 20 juta dosis.

Sementara itu Komisi IX DPR sempat mempertanyakan penggunaan vaksin di luar yang sudah memiliki otorisasi penggunaan darurat dari BPOM termasuk vaksin Sputnik V.

Vaksinasi mandiri gotong royong telah diatur dalam peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 tahun 2021.

Mekanisme vaksin gotong royong pada dasarnya sama dengan vaksinasi program pemerintah.

Perbedaannya terletak pada pembiayaan vaksinasi dimana vaksinasi program pemerintah sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah, sementara vaksin gotong royong dibiayai oleh perusahaan, badan hukum, atau badan usaha.

Bagaimana jaminan keamanan dan rencana vaksinasi gotong royong ini?

Simak pembahasannya bersama Ketua KADIN, Rosan Ruslani, dan anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati.

Penulis : Reny-Mardika

Sumber : Kompas TV


TERBARU