> >

Presiden Jokowi Tegaskan Larang Mudik, IAKMI: Seharusnya Unsur Pemerintah Lain Sejalan

Wawancara | 18 April 2021, 12:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa larangan mudik Lebaran 2021 berlaku untuk seluruh masyarakat Indonesia. 

Langkah ini dilakukan demi mencegah meluasnya penyebaran virus corona di Tanah Air.

"Pada lebaran kali ini pemerintah memutuskan melarang mudik bagi ASN, TNI, Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta, dan seluruh masyarakat," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (16/4/2021).

Namun Kakorlantas Polri Irjen Istiono justru mempersilakan warga yang hendak mudik sebelum larangan mudik berlaku 6 hingga 17 Mei mendatang, asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dewan Pakar IAKMI Hermawan Saputra mengatakan, Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa mudik tahun ini dilarang, seharusnya unsur pemerintah lain sejalan dengan kebijakan tersebut.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, juga meminta kepada masyarakat untuk tidak mudik lebaran tahun ini demi menekan angka penularan covid-19.

Meski sebagian warga sudah divaksinasi corona, tetapi kekebalan komunal belum terbentuk karena baru sekitar 5,7 juta warga yang mendapat vaksinasi dosis ke-2 dari target 181,5 juta rakyat Indonesia.

Doni juga menyebut, vaksin tidak serta-merta menekan angka penularan covid-19.

Oleh karena itu warga perantau diharap bersabar dan sadar atas potensi bahaya yang terjadi jika mereka tetap bersikukuh ingin kembali ke kampung halaman.

Penulis : Natasha-Ancely

Sumber : Kompas TV


TERBARU