> >

Presiden Harap Vaksinasi Covid-19 Membentuk Kekebalan Kolektif

Kesehatan | 20 Maret 2021, 10:41 WIB

KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo kembali memantau pelaksanaan vaksinasi massal covid-19.

Jumat pagi (19/03/2021), Presiden meninjau langsung vaksinasi untuk kaum lansia, pelayan publik, tokoh agama dan masyarakat di Kota Bogor, Jawa Barat.

Salah satu yang dipantau langsung oleh Jokowi adalah vaksinasi dengan cara drive thru.

Presiden berharap, vaksinasi massal akan membentuk kekebalan kolektif lebih cepat sehingga mampu menekan laju penularan covid-19 di Indonesia.

Kedatangan gelombang pertama vaksin hasil kerjasama multilateral Gavi COVAX sebanyak 1 juta dosis vaksin AstraZeneca pada 8 Maret lalu menjadi harapan untuk menambal kebutuhan vaksin Indonesia di tengah terbatasnya ketersediaan vaksin.

Berdasarkan kajian keamanan, mutu dan khasiat bersama Tim Pakar Komnas Penilai obat, Komnas PP KIPI dan ITAGI, serta komunikasi dengan WHO dan otoritas obat negara lain, BPOM menyatakan vaksin AstraZeneca aman digunakan.

BPOM telah menerbitkan persetujuan penggunaan darurat vaksin AstraZeneca, pada 22 Februari lalu.

Majelis Ulama Indonesia juga menyampaikan kajian fatwa mengenai vaksin corona AstraZeneca yang dikembangkan oleh Inggris dan Swedia.

MUI menimbang 5 kondisi yang menghasilkan keputusan vaksin AstraZeneca dapat dipergunakan dalam kondisi darurat.

Salah satunya kondisi darurat pandemi dan angka penyebaran kasus corona yang masih tinggi.

Tambah lagi, keamanan atas penggunaan vaksin AstraZeneca dijamin oleh pemerintah.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


TERBARU