> >

Korban Banjir Cipinang Melayu Dievakuasi dari Lantai 2 Rumah

Peristiwa | 20 Februari 2021, 18:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Banjir setinggi 2-4 meter masih merendam kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, hingga Sabtu (20/2/2021) sore. Lebih dari 2.000 jiwa dievakuasi.

Proses evakuasi terus dilakukan bagi warga yang terjebak banjir di rumahnya.

Meski begitu masih banyak warga yang memilih bertahan.

Korban banjir dievakuasi menuju sejumlah masjid, posko,  hingga aula Universitas Borobudur Jakarta Timur.

Pada Sabtu siang, Panglima Kodam Jaya, Mayor Jenderal Dudung Abdurahman, dan Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Fadil Imran, mendatangi korban banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Pangdam dan Kapolda memastikan evakuasi berjalan lancar oleh tim gabungan TNI-Polri sekaligus memeriksa kemungkinan korban banjir yang belum dievakuasi.

Sekitar 300 keluarga di Cipinang Melayu menjadi korban banjir dan dievakuasi ke sejumlah lokasi.

Sejumlah posko dan dapur umum didirikan di beberapa titik bagi warga terdampak banjir di wilayah Cipinang Melayu.

Selain makanan, korban banjir membutuhkan toilet portabel dan kebutuhan bayi.

Evakuasi korban banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, terus dilakukan tim gabungan TNI-Polri.

Evakuasi bahkan ada yang harus dilakukan dari lantai dua rumah korban yang saat banjir makin meninggi menyelamatkan diri.

Sebelum mengevakuasi korban, TNI-Polri pun harus mengimbau korban banjir yang memilih bertahan di rumahnya menunggu banjir surut.

Di Cipinang Melayu, 26 RT tercatat menjadi wilayah terdampak banjir yang ketinggiannya mencapai lebih dari dua meter.

Para korban banjir dievakuasi ke sepuluh lokasi pengungsian yang ada di Cipinang Melayu diantaranya di sejumlah masjid dan gedung SD.

Penulis : Reny-Mardika

Sumber : Kompas TV


TERBARU