> >

Pada Rapat Terbatas Gubenur Presiden Jokowi Singgung Lockdown

Peristiwa | 6 Januari 2021, 13:08 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat sambutan peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) secara virtual, Kamis (10/12/2020). (Sumber: YouTube: Sekretariat Presiden)


JAKARTA, KOMPAS.TV- Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi bersama para gubernur se-Indonesia membahas penanganan wabah dan vaksinasi Covid-19. Dalam rapat tersebut terungkap   mulai lemahnya kesadaran masyarakat untuk menaati protokol kesehatan. Hal itu berdasarkan survei yang Jokowi terima. 

Sementara perkembangan terbaru pandemi di dunia, belum terkendali. Bahkan, ada beberapa negara yang harus memberlakukan lockdown karena penyebaran positif yang makin masif.

"Kita tahu dua  hari yang lalu, tiga hari yang lalu, Bangkok lockdown, Tokyo dinyatakan dalam keadaan darurat, London juga di-lockdown. Kemudian seluruh Inggris juga lockdown karena penyebaran Covid-19 yang sangat eksponensial," kata Jokowi di Istana Merdeka, Rabu (6/1/2021). 

Baca Juga: Presiden Jokowi Orang Pertama Divaksin, PDIP: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Berkaca dari pengalaman negara-negara tersebut, Jokowi tidak ingin Indonesia pun melakukan hal yang sama. Kuncinya, kata Jokowi, semua harus bekerjasama dan bekerja keras melakukan 3T dan 3M.

"Maka kita harus betul-betul kerja keras, kerja mati-matian agar 3T, 3M itu betul-betul bisa kita lakukan di lapangan. Sekali lagi di lapangan,"katanya.

Baca Juga: Jokowi: Vaksinasi Covid-19 akan Dimulai pada 13 Januari 2021

 
Karena itu, Jokowi mengajak seluruh gubernur dan menteri terkait untuk bekerja keras mencegah penyebaran Covid-19.

Salah satunya dengan menggencarkan 3T (tracing, testing, treatment), dan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak). 

Penulis : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU